Indonesia adalah negara tropis yang sangat cocok untuk mengembangkan komoditas hortikultura dan perkebunan, seperti buah-buahan (jambu, pepaya, kakao, nangka, mentimun, melon, labu dan sebagainya). Lalat buah merupakan salah satu hama penting dalam budidaya komoditas tersebut. 

Negara pengimpor buah-buahan, menentukan standar dan indikator buah yang bisa diterima untuk masuk ke negaranya. Salah satu standar kualitas buah yang ditentukan adalah kategori serangan hama Lalat Buah. Buah yang terserangan hama lalat buah sangat sulit untuk diketahui. Dari penampakan luar buah, tidak terlihat serangan hama, namun apabila dibelah, maka terlihat serangan hama lalat buah tersebut.

Melihat kondisi di atas, maka dipandang perlu untuk mengendalikan serangan hama lalat buah. Pengendalian ini bermaksud agar produk buah- buahan terhindar dari serangan hama lalat buah, yang dilaksanakan mulai dari tanaman tumbuh dan mulai berkembang. Serangan hama lalat buah ini dapat dikendalikan jauh sebelum bunga dan buah terbentuk. Sehingga produk yang dihasilkan terbebas dari serangan hama lalat buah dan sehat.